"Itu yang ke gua saja ya, kalau yang ke makam beda lagi catatannya," kata Aep.
Pada hari Minggu (23/03), gelombang pengunjung terus berdatangan, dikatakan karena sudah memasuki pekan terakhir sebelum bulan Ramadan.
Berdasarkan catatan Aep dan teman-temannya, pengunjung yang berkunjung mulai Sabtu (22/02) malam hingga Minggu pagi sudah mencapai lebih dari 4.000 orang.
Kompleks ziarah Pamijahan memang buka selama 24 jam. Oleh karena itu, arus kunjungan pengunjung terus berlanjut dari waktu ke waktu.
Banyaknya orang datang dalam kelompok, menggunakan bus wisata. Seperti halnya yang dilakukan Mirah dan Sukron.
Tidak sedikit pula keluarga-keluarga yang datang menggunakan kendaraan pribadi, baik mobil maupun motor.
Banyak pengunjung yang berkunjung ke kompleks ziarah sehingga lalu lintas menuju sana sangat macet. Kendaraan-kendaraan menunggu giliran melalui jalan yang relatif sempit.
Walaupun jumlah kunjungan mencapai ribuan orang pada beberapa momen, Aep mengaku jumlah pengunjung sebenarnya menurun sejak pandemi.
Sayangnya, dia tidak bisa membuktikannya dengan bukti karena catatannya tidak ditemukan.
Editor : Pimred Laksamana.id
