Scroll untuk baca artikel

Ribuan Santri Meriahkan Mabahis 2026 di Lampung Timur, Perda Pesantren Jadi Kado Hari Santri

Ribuan Santri Meriahkan Mabahis 2026 di Lampung Timur, Perda Pesantren Jadi Kado Hari Santri
Ribuan Santri Meriahkan Mabahis 2026 di Lampung Timur, Perda Pesantren Jadi Kado Hari Santri

Laksamana.id | Lampung Timur – Semarak peringatan Hari Santri Nasional 2026 mewarnai pelaksanaan Musabaqoh Bainal Ma’ahid Islamiyah (Mabahis) 2026 di Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur. Sebanyak 2.909 peserta dari 81 pondok pesantren mengikuti ajang tersebut yang berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, sekaligus menunjukkan potensi dan prestasi para santri di Kabupaten Lampung Timur.

Pembukaan Mabahis 2026 dihadiri Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh organisasi keagamaan, termasuk perwakilan Muhammadiyah dan Ketua MWC NU se-Lampung Timur.

Ketua PCNU Lampung Timur, KH Dardiri Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Mabahis 2026.

"Selamat datang di Braja Selebah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Selamat bermusabaqoh, semoga kita semua mendapatkan keberkahan di dunia dan akhirat," ujar KH Dardiri Ahmad.

Suasana pembukaan semakin istimewa dengan pengumuman pemberian beasiswa pendidikan senilai Rp2,4 miliar dari Universitas Ma'arif Lampung bagi para santri berprestasi yang mengikuti kompetisi Mabahis tahun ini.

Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah, menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme ribuan santri dari 81 pondok pesantren. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat keberadaan dan peran pesantren melalui kebijakan daerah.

"Selamat Hari Santri tahun 2026. Saya bangga kepada seluruh santri dari 81 pondok pesantren yang ikut serta. Kado terindah di Hari Santri tahun ini adalah disahkannya Perda Pesantren. Ke depan, kami akan bekerja sama dengan Kemenag untuk menyalurkan bantuan insentif bagi guru ngaji melalui RMI. Santri tidak boleh berkecil hati, santri harus percaya diri!" tegas Ella.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, menyampaikan dukungannya terhadap keberlanjutan Mabahis agar kegiatan tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pesantren.

"Saya akan mengajukan dana hibah kepada Pemerintah Provinsi Lampung agar kegiatan Mabahis ini bisa mendapatkan dukungan pendanaan yang berkelanjutan. Doakan semoga semuanya berjalan dengan lancar," ungkap Jihan.

Editor : Pimred Laksamana.id
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini