Scroll untuk baca artikel

13 Kesalahan Intermittent Fasting yang Perlu Dihindari

13 Kesalahan Intermittent Fasting yang Perlu Dihindari
13 Kesalahan Intermittent Fasting yang Perlu Dihindari

Berlakulah baik pada diri sendiri dan jangan terlalu khawatir jika kamu perlu makan sebelum waktu berpuasa berakhir, ya.

7. Makan

Banyak orang yang sering melakukan kesalahan, yaitu mengira bisa makan apa saja selama jendela makan. Padahal, hal ini dapat menyebabkan siklus rasa lapar yang diikuti dengan makan berlebihan, sehingga berdampak buruk pada kesehatan.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak serat dan protein karena keduanya dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama serta mendukung pencernaan yang sehat.

.

8. Makan terlalu sedikit pada waktu jendela makan

Berikutnya adalah makan terlalu sedikit pada waktu jendela makan. Makan terlalu sedikit ternyata bisa mengurangi massa otot dan memperlambat metabolisme tubuh, lho.

Pembatasan kalori di bawah 800 kkal tidak disarankan, terutama jika pola makan tidak teratur. Sementara itu, pembatasan hingga 1.200 kkal dengan makanan yang lengkap dan tinggi protein masih memungkinkan untuk mempertahankan massa otot.

Selain itu, puasa dalam durasi yang lebih panjang, seperti 24, 36, 48, atau 72 jam tidak selalu lebih baik dan malah bisa berisiko. Menghabiskan waktu yang terlalu lama tidak makan dapat membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak sebagai respons terhadap rasa lapar ketika periode makan dimulai kembali.

9. Terlalu mengandalkan kafein

Memulai hari setelah berpuasa semalaman dengan secangkir kopi bisa memberikan berbagai manfaat. Salah satunya ialah kafein yang dapat menekan nafsu makan sekaligus meningkatkan energi. Secara umum, konsumsi 2 hingga 3 cangkir kopi hitam tanpa pemanis aman untuk dikonsumsi.

Namun, meskipun kamu bisa minum kopi lebih banyak tanpa berpuasa, terlalu banyak kafein bisa menyebabkan efek samping lain, seperti kecemasan, denyut jantung berlebihan, dan gangguan tidur. Sebaiknya, hindari minum kopi pada sore atau malam hari, ya!

10. Olahraga intensif pada waktu jendela puasa

Jika ingin meningkatkan intensitas latihan olahraga, pastikan juga waktu pelatihannya tidak terlalu jauh dari waktu jendela makan.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini