Berikut adalah beberapa fakta tentang penyebab kebangkrutan PT Sritex dan PHK massal ribuan karyawannya.
PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex, sebuah perusahaan tekstil, sekarang harus ditutup secara permanen mulai tanggal 1 Maret 2025.
PT Sritex, sebuah perusahaan yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah, ternyata memiliki utang yang sangat besar, yang diperkirakan mencapai triliun rupiah.
Utang yang tidak dapat dibayar akhirnya menyebabkan Sritex terpaksa gulung tikar dan berhenti beroperasi mulai Maret 2025.
Berikut beberapa alasan yang menyebabkan PT Sritex mengalami kebangkrutan:
1. Utang Triliunan
PT Sritex telah menghadapi kesulitan keuangan yang semakin parah sejak lama, bahkan sebelum wabah COVID-19.
Dalam laporan keuangan bulan September 2023, terdapat catatan bahwa hutang perusahaan telah mencapai Rp25 triliun.
Dalam upaya memenuhi kewajiban kepada kreditor, termasuk PT Indo Bharat Rayon, Sritex pernah mencoba restrukturisasi utang dan bahkan berjanji akan membayar utang berdasarkan putusan homologasi pada Januari 2022.
Editor : Pimred Laksamana.id
