7. Stroberi
Buah stroberi dan blueberry ternyata dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi karena mengandung antioksidan seperti antosianin, yaitu jenis flavonoid.
Tinjauan pada tahun 2019 menemukan teori bahwa antosianin dari buah anggur dapat menurunkan tekanan darah.
Namun, para peneliti menekankan bahwa hasil ini tidak dapat digeneralisasikan dan mungkin tergantung pada beberapa faktor, seperti lama studi, sifat dasar, dan dosis.
8. Kiwi
Satu porsi kiwi setiap hari dapat mengurangi tekanan darah sistolik menurut penelitian klinis acak tahun 2022.
Seseorang yang mengonsumsi 2 buah kiwi sehari sebelum sarapan selama satu minggu akan mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 2,7 mmHg dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Buah kiwi juga kaya akan vitamin C. Sebuah meta-analisis tahun 2020 menunjukkan bahwa suplementasi vitamin C secara signifikan menurunkan tekanan darah pada orang yang menderita hipertensi primer.
9. Bawang putih
Bawang putih memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur.
Berdasarkan tinjauan pada tahun 2020, bawang putih secara umum dapat mengurangi tekanan darah, kadar kolesterol, dan kekakuan pembuluh darah.
10. Cokelat hitam
Kakao, bahan dasar cokelat hitam, mengandung antibiotik berupa flavonoid yang mampu menurunkan tekanan darah.
Namun, menurut AHA, seseorang mungkin tidak dapat mendapatkan kandungan flavonoid yang cukup dari cokelat hitam untuk menikmati manfaat yang signifikan.
Editor : Pimred Laksamana.id
