Penelitian yang sama juga menemukan, tikus yang diberi air kelapa memiliki kadar hemoglobin A1c yang lebih rendah, yang menandakan pengontrolan kadar gula darah yang lebih baik dalam jangka waktu yang lama.
Sementara itu, studi yang lebih baru dari 2021 yang melibatkan tikus dengan diabetes juga menemukan bahwa air kelapa dapat mengurangi kadar gula darah.
Manfaat lain dari air kelapa untuk mengatur gula darah adalah sebagai sumber magnesium yang baik, yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah pada orang dengan diabetes jenis 2 dan pradiabetes.
Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi efek ini pada manusia.
2. Batu ginjal
Walaupun air putih adalah pilihan yang baik untuk kesehatan ginjal, namun dua penelitian kecil menunjukkan bahwa air kelapa mungkin lebih baik.
Batu ginjal terbentuk ketika kalsium, oksalat, dan zat lain bergabung membentuk kristal dalam air kencing. Kristal-kristal ini kemudian dapat membentuk batu-batu kecil.
Meskipun beberapa orang lebih rentan daripada yang lain, batu ginjal dapat memengaruhi sekitar 12% dari populasi dunia.
Pada penelitian 2013, tikus dengan batu ginjal menunjukkan bahwa air kelapa dapat menghalangi pembentukan kristal pada ginjal dan bagian lain saluran kemih. Hal ini juga mengurangi jumlah kristal yang terbentuk dalam urine.
Sementara itu, sebuah penelitian pada tahun 2018 yang melibatkan delapan orang menunjukkan bahwa air kelapa meningkatkan buang air kecil yang mengandung kalium, klorida, dan sitrat pada individu yang tidak memiliki batu ginjal.
Artinya, air kelapa dapat membantu membersihkan sistem dan menjaga kemungkinan terbentuknya batu tetap rendah.
Editor : Pimred Laksamana.id
