James menjelaskan bahwa berolahraga secara berlebihan dapat meningkatkan kadar hormon kortisol, sehingga tubuh menjadi lebih sulit membakar lemak, termasuk lemak perut.
"Perlu memberikan tubuh waktu istirahat yang cukup agar metabolisme dapat berjalan seimbang," sarannya.
6. Makan Kurang dari Kebutuhan Kalori
Diet ketat yang terlalu kaku dapat memperlambat metabolisme tubuh.
Claire menjelaskan bahwa diet yang terlalu ketat dapat menyebabkan tubuh beradaptasi dengan membakar kalori lebih sedikit, sehingga ketika seseorang kembali ke pola makan normal, tubuh lebih cenderung menyimpan lemak.
"Diet ekstrem menyebabkan tubuh menjadi lebih efektif menyimpan lemak, bukan untuk menghilangkannya," jelasnya.
7. Faktor Genetik
Dr. James mengungkapkan bahwa genetika juga berperan dalam menentukan di mana tubuh menyimpan lemak, sehingga beberapa orang secara alami lebih cenderung menyimpan lemak di perut.
Meskipun pola makan dan latihan tetap menjadi faktor utama, kecenderungan genetik juga dapat membuat lemak perut sulit hilang.
Baca juga:
8. Perubahan Hormon
Seiring bertambahnya usia, perubahan hormon dalam tubuh dapat mempengaruhi bagaimana lemak tersebar di dalam tubuh.
"Penurunan kadar estrogen pada wanita menyebabkan lemak cenderung menumpuk di perut lebih banyak daripada di pinggul atau paha," kata Claire.
Editor : Pimred Laksamana.id
