Menurut laman NasDem, Fauzi menyampaikan bahwa efisiensi anggaran dapat dicapai dengan mengurangi pengeluaran yang tidak berharga, seperti perjalanan dinas dan pembelian alat tulis kantor (ATK) yang tidak berpengaruh besar.
"Saat ini banyak pengeluaran yang tidak perlu, padahal dana tersebut bisa dialokasikan ke hal-hal yang lebih bermakna," kata Fauzi, Senin (3/2/2025).
Menurutnya, penghematan anggaran memungkinkan pemerintah menyelesaikan berbagai program prioritas presiden, seperti program makanan bergizi gratis, peningkatan ketahanan pangan, serta peningkatan ketahanan energi.
“Penghematan ini menjadi penting agar visi-misi Pak Prabowo dapat terlaksana dengan baik pada 2025 hingga 2029,” katanya.
Puan Maharani, ketua DPR RI, juga memberikan dukungan atas efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun 2025.
"Mereka (DPR) mendukung apa yang menjadi kebijakan dari pemerintah dan Presiden Prabowo Subianto," ujar Puan di Gedung Senayan, Jakarta, Jumat (24/1/2025), dikutip Kompas.com.
Pengelolaan anggaran yang efektif, menurut Puan, harus dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.
"Ya, efisiensi itu akan sangat baik dan efektif dan harus dilakukan bersama-sama," kata dia.
Dia menyatakan bahwa DPR mendukung keputusan Prabowo. Dia berharap, APBN 2025 digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
"Jadi memang itu satu hal yang pasti mendapatkan dukungan dari DPR. Kami harapkan dalam tahun 2025 APBN digunakan sebaik mungkin dengan seefektif-efektifnya untuk kebaikan rakyat," jelasnya.
Editor : Pimred Laksamana.id
