Scroll untuk baca artikel

Kisah Orang Pendek Berkaki Terbalik di Gunung Kerinci yang Bikin Peneliti Inggris Bingung

Kisah Orang Pendek Berkaki Terbalik di Gunung Kerinci yang Bikin Peneliti Inggris Bingung
Kisah Orang Pendek Berkaki Terbalik di Gunung Kerinci yang Bikin Peneliti Inggris Bingung

Selanjutnya, ada cara lain untuk menangkap Uhang Pandak, yaitu melalui metode mengambang di lokasi tertentu, dan beberapa kamera siap menangkap aktivitasnya secara terus menerus.

Tetapi, akhirnya kedua orang itu kehilangan harapan. Ekspedisinya tidak menghasilkan apa-apa yang diharapkan, yaitu hasil nihil.

Pakar Cryptozoology

Beberapa ahli Cryptozoology mengatakan bahwa orang pendek mungkin memiliki hubungan yang belum diketahui dengan manusia.

Apakah mereka adalah bagian dari spesies golongan Australopithecus?

Banyak ahli fosil manusia purba menyebutkan bahwa spesies Australopithecus mungkin masih ada di bumi hingga hari ini.

Mereka lebih suka digambarkan sebagai monyet siamang.

Pertanyaan tentang siapa diam-diam (Ungkapan "pendek" tidak selalu peduli) atau identitas jiwa dari "Orang Pendek" yang dikaitkan dengan genus Australopithecus ini sekarang mulai meredup.

Ciri-ciri fisik spesies ini sangat mirip dengan penggambaran mengenai Orang Pendek (Hobbit), yaitu mereka memiliki tinggi tidak lebih dari seperempat meter, melangkah tegak menggunakan dua kaki, serta sudah dapat membuat barang-barang sederhana dan menghasilkan api. Mereka diyakini hidup sekitar 18.000 sampai 35.000 tahun yang lalu.

Apakah Uhang Pandak yang ternyata menyimpan keberadaannya hingga sekarang memang sengaja sisa-sisa dari Homo Floresiensis yang selamat dari bahaya musim berdandan?

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini