Orang Gajah Kerdil atau Uhang Pandak di Gunung Kerinci masih menjadi makanan hati hingga saat ini.
Warga setempat menyebutnya dengan sebutan "Uhang Pandak" atau dalam bahasa kerinci, "orang pendek".
Siapakah makhluk pendek dengan kaki terbalik di daerah Kerinci ini?
Menurut cerita, makhluk tersebut memiliki tinggi badan sekitar satu meter, dengan seluruh tubuhnya ditutupi rambut pendek.
Besar muda, spesies cacing yang disebut dan spesies lainnya, dilaporkan memiliki kaki terbalik, yaitu telapak kakinya mengarah ke belakang.
Meski lingkungan fsny spektakuler, Uhang Pandak berhasil bergerak dengan lincah di tengah hutan yang sangat lebat.
Beberapa saksi lainnya menggambarkan sosok itu membawa sebatang tombak kayu dengan tangan yang kuat dan bertenaga.
Riset mengenai kutukan orang pendek dapat ditemukan dalam catatan Marco Polo, seorang penjelajah Italia, pada tahun 1292.
Lebih dari 700 tahun lalu, Marco Polo berkunjung ke Sumatera di abad ke-13.
Menurut kompas.com, Marco Polo menggambarkan bahwa orang pendek hanya perpaduan teknologi, buatan manusia.
Editor : Pimred Laksamana.id
