Walaupun mimpinya bukanlah terwujud di Indonesia, ibu single ini akhirnya berkesempatan menjadi tentara di Amerika Serikat.
Sebarnya, pangkatnya telah meningkat menjadi Letnan Kolonel.
Dia memiliki ratusan orang dalam pasukannya ketika masih aktif dalam misi operasional.
Pada saat ia bertugas sebagai tentara AS, Rosita Aruan mengalami pengalaman yang sangat membekas.
Saat menjalankan tugas dan belajar di Irak, ia hampir saja terkena tembakan.
Sekarang, seorang diri berada di sebuah kelas belajar.
Tetapi di luar, terdengar suara tembakan yang berulang.
Rosita Baptiste mulai menginstal plugin laptop, lalu memejamkan mata.
Pada saat itu, peluru melesat tepat ke ubun-ubunnya.
Jika saja Rosita tidak menunduk, maka kepalanya mungkin telah terkena peluru.
Editor : Pimred Laksamana.id
