Scroll untuk baca artikel

Pengakuan Ahok Soal Riva Siahaan Ketika Masih di Pertamina: Ancam Pecat,Tiap Hari Gua Maki-maki

Pengakuan Ahok Soal Riva Siahaan Ketika Masih di Pertamina: Ancam Pecat,Tiap Hari Gua Maki-maki
Pengakuan Ahok Soal Riva Siahaan Ketika Masih di Pertamina: Ancam Pecat,Tiap Hari Gua Maki-maki

Pada saat itu juga, Ahok pernah mengancam Riva dan memaki dia.

"Kamu bertanya kepada Riva, aku pernah mengalaminya. Jika aku menjadi Direktur, aku akan kamu pecat. Aku benar-benar akan memecat kamu!" kata Ahok dikutip dari YouTube Narasi yang tayang pada Sabtu (1/3/2025).

Riva, saya mendorong Anda untuk tidak melakukan pembayaran tunai di setiap SPBU. Saya memberikan contoh, saya mengusulkan agar pembayaran tunai dihilangkan dari semua SPBU (minta saran kepada Rifa).

Termasuk soal pengukuran digital untuk semua. Tapi tidak, mereka membuat Telkom mengukur tangkinya, 'Apa Anda tidak mau' saya katakan. 'Jangan salah di desa namanya salah, mengapa saya harus tahu isi tangki. Itu adalah pembelian solar minyak habis, mereka menghubungi kita. Apa gunanya Anda menghabiskan triliunan kerjasama dengan Telkom untuk mengukur tangki di dalamnya."

"Sayangnya, saya ingin seperti itu, AKR. Saya datang ke AKR, habiskan 300 juta untuk membeli nozel, saya ingin nozel digital. Saya ingin tahu berapa orang mengisi bensin, saya akuisisi sefron, saya buat IICC. Itu yang saya buat agar saya bisa mengontrol berapa bensin kita," katanya panjang lebar.

"Benar, aku tidak terkejut," ungkap Ahok.

Ahok mengaku bekerja dengan sangat rapi sehingga selalu memiliki catatan atau bukti-bukti dari setiap rapat yang ia hadiri, sehingga ia dapat mengungkapkan perasaannya dengan lebih jelas.

Ia siap membawa rekaman tersebut ke pengadilan jika ia dipanggil oleh Kejaksaan Agung.

Ahok menjelaskan bahwa ia tidak bisa membongkar isi rapat Pertamina yang ia punya karena itu termasuk rahasia perusahaan.

Dia menantikan sampai waktu sidang sampai, semua rekaman yang dimilikinya dapat diputar.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini