Pemantulan sinar ultraviolet matahari, gaya hidup makanan, perawatan kulit, dan kesadaran tentang kesehatan yang lebih baik telah membuat remaja generasi sekarang tampak lebih muda dan segar.
Fenomena ini tidak hanya mencakup aspek penampilan, juga mencerminkan perubahan dalam cara kita memahami dan menjaga keseimbangan tubuh.
Referensi:
Fisher, G. J., dll. (2002). Mekanisme penuaan foto dan penuaan kulit kronologis. Arch Dermatol. Nov; 138(11): 1462-70. DOI: 10.1001/archderm.138.11.1462. PMID: 12437452.
Ganceviciene R, dan sejawat (2012). Strategi anti-penuaan bagi kulit. Dermatoendocrinol. Jul 1;4(3):308-19. DOI: 10.4161/derm.22804. PMID: 23467476; NκληCIT: PMC3583892.
Heaney, R. P. (2008). Vitamin D: Kesadaran Pentingnya Mempengaruhi Pencegahan Osteoporosis dan Pengobatan Osteoporosis. The American Journal of Clinical Nutrition.
Hughes, M. C., dan lain-lain. (2013). Sunsreen dan pencegahan penuaan kulit: sebuah uji klinis acak. Annals internal medicine, 158(11), 781-790.
.
Lanham-New, S. A. (2008). Pentingnya kalsium, vitamin D, dan vitamin K untuk mencegah dan mengobati osteoporosis: Simposium "makanan dan kesehatan tulang. Prosiding the Nutrition Society, 67(2), 163-176. DOI: 10.1017/S0029665108007003.
.
Editor : Pimred Laksamana.id
