4. Mendorong kemudahan pelayanan publik.
5. Banyak peserta yang diminta mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya setelah dinyatakan lulus sebagai CPNS atau PPPK, sehingga mereka mengalami pengangguran dan kehilangan penghasilan tetap, sementara proses pengangkatan belum rampung. Kondisi ini menyebabkan dampak ekonomi dan psikologis yang berat bagi kami dan keluarga.
Hingga artikel ini ditulis, pada hari Sabtu (8/3/2025) sore, petisi tersebut telah ditandatangani sebanyak 62.443 kali.
Berikut link petisi penolakan pengangkatan CPNS dan PPPK yang ditunda:
https://www.change.org/p/berikan-percepatan-pengangkatan-cpns-pppk-tahap-1-2024
Reaksi keras terhadap keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk melantik sekaligus para calon aparatur sipil negara (CASN) hasil seleksi tahun 2024 pada 1 Oktober 2025 berdering di media sosial.
Reaksi netizen menolak keputusan tersebut menyebar di media sosial X dengan banyak yang memposting foto pita hitam dengan teks "#SaveCASN2024"
#TolakKebijakanTMTSerentak. Netizen menganggap kebijakan tersebut malah membuat sulit bagi para calon ASN yang telah lulus seleksi tahun 2024. Mereka yang telah lulus seleksi tetap banyak yang belum bekerja.
"Hidup kami sudah cukup sulit, jangan membuatnya semakin sulit lagi dengan kebijakan mendadak ini pak/bu," kata akun @ilufficecream dikutip, Jumat (7/3/2025).
"Nggak mikirin orang yang udah resign dan nggak punya sumber pendapatan lain," kata akun @singgiibanggii.
Editor : Pimred Laksamana.id
