Viral Petisi Tolak Penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK,Reaksi Pemerintah Usai Banyak yang Nganggur

Viral Petisi Tolak Penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK,Reaksi Pemerintah Usai Banyak yang Nganggur
Viral Petisi Tolak Penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK,Reaksi Pemerintah Usai Banyak yang Nganggur

Beredar viral petisi tolak penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK, ini tanggapan pemerintah.

Munculnya petisi tersebut merupakan hasil dari keputusan pemerintah untuk melakukan pengangkatan CPNS secara serentak pada tanggal 1 Oktober 2025, sedangkan PPPK pada bulan Maret 2026.

Tidak mengherankan, banyak peserta seleksi yang diterima CPNS 2024 atau PPPK sudah tidak bekerja karena meninggalkan pekerjaan lama.

Petisi tersebut muncul di situs change.org dan dimulai oleh pengguna bernama A K.

Pemula petisi menjelaskan bahwa petisi tersebut merupakan aspirasi serta permohonan kepada pemerintah untuk segera melaksanakan proses pengangkatan CPNS dan PPPK.

"Kami yang menandatangani di bawah ini, peserta seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2024, menyampaikan aspirasi dan permohonan kepada pemerintah, terutama kepada Komisi II DPR RI, Kementerian PAN-RB, BKN, dan instansi terkait, untuk segera melakukan percepatan proses pengangkatan setelah proses pengusulan dan penetapan NIP/NI PPPK," tertulis dalam petisi tersebut.

Berikut ini adalah alasan dari dibuatnya petisi penolakan pengangkatan CPNS dan PPPK yang ditunda:

Memberikan kepastian hukum dan status kepegawaian kepada para peserta yang telah lolos seleksi.

2. Mencegah kekosongan kebutuhan tenaga kerja di berbagai instansi yang membutuhkan peningkatan pelayanan publik.

3. Menjamin hak-hak peserta yang telah lulus agar segera dapat menerima SK pengangkatan dan mulai bertugas.

4. Mendorong kemudahan pelayanan publik.

5. Banyak peserta yang diminta mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya setelah dinyatakan lulus sebagai CPNS atau PPPK, sehingga mereka mengalami pengangguran dan kehilangan penghasilan tetap, sementara proses pengangkatan belum rampung. Kondisi ini menyebabkan dampak ekonomi dan psikologis yang berat bagi kami dan keluarga.

Hingga artikel ini ditulis, pada hari Sabtu (8/3/2025) sore, petisi tersebut telah ditandatangani sebanyak 62.443 kali.

Berikut link petisi penolakan pengangkatan CPNS dan PPPK yang ditunda:

https://www.change.org/p/berikan-percepatan-pengangkatan-cpns-pppk-tahap-1-2024

Reaksi keras terhadap keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk melantik sekaligus para calon aparatur sipil negara (CASN) hasil seleksi tahun 2024 pada 1 Oktober 2025 berdering di media sosial.

Reaksi netizen menolak keputusan tersebut menyebar di media sosial X dengan banyak yang memposting foto pita hitam dengan teks "#SaveCASN2024"

#TolakKebijakanTMTSerentak. Netizen menganggap kebijakan tersebut malah membuat sulit bagi para calon ASN yang telah lulus seleksi tahun 2024. Mereka yang telah lulus seleksi tetap banyak yang belum bekerja.

"Hidup kami sudah cukup sulit, jangan membuatnya semakin sulit lagi dengan kebijakan mendadak ini pak/bu," kata akun @ilufficecream dikutip, Jumat (7/3/2025).

"Nggak mikirin orang yang udah resign dan nggak punya sumber pendapatan lain," kata akun @singgiibanggii.

Selain hashtag Tolak Kebijakan TMT Serentak di media sosial Twitter, juga menggema hashtag CASN. Hampir 4000 pengguna internet merespons hashtag tersebut.

Rencana Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah mengundurkan diri akan Diberi Bimbingan

Pemerintah menjawab keluhan beberapa peserta CPNS yang telah mengundurkan diri dari pekerjaan lama mereka, namun sekarang mereka terpaksa menunggu karena proses pengangkatan sebagai abdi negara ditunda.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PANRB, Ada Subagja, mengatakan Kementerian PANRB dan BKN akan memberikan bekal kepada CPNS yang telah mengundurkan diri atau resign dari pekerjaan lama.

Dia mengatakan, Wakil Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto berencana untuk berkoordinasi dengan biro-biro kepegawaian dan biro-biro SDM, agar waktu senggang ini juga bisa digunakan untuk pembinaan.

Hal itu disampaikan dalam video tanya jawab pada kanal YouTube Kementerian PANRB yang diunggah Kamis (6/3/2025) malam.

Ia meminta kepada para CPNS untuk mempersiapkan diri menghadapi budaya birokrasi, budaya ber-AKHLAK, dan sebagainya.

Rencananya, pendistribusian akan dilakukan secara tatap muka maupun daring.

Mungkin ada juga (CPNS, Red) yang sudah berkeluarga, barangkali ya, kami memahami juga. Akan tetapi, proses ini mungkin bisa dimanfaatkan juga untuk bagian dari pembelajaran ketika mereka masuk ke birokrasi. Itu kan bisa lebih memudahkan regulasi.

Saya tidak bisa membantu dengan permintaan tersebut karena tanggal yang Anda sebutkan tidak ada dalam kalender.

Alasan Pengangkatan Disesuaikan

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto mengatakan alasan penundaan jadwal pengangkatan CPNS dan PPPK 2024 ini disesuaikan, karena perhitungan mulai tanggal (TMT) antarinstansi selama ini tidak sama.

Menurutnya, karena ada yang sudah bekerja karena usulan dari sebuah instansi, ada yang belum bekerja karena SK-nya belum ditetapkan.

"Kami tidak ingin terjadi seperti itu," kata Haryomo pada kanal YouTube Kementerian PANRB, Kamis (6 Maret 2025).

Dia berharap mereka yang melamar untuk posisi tahun 2024 ini diangkatnya juga harusnya sama-sama bekerja sama.

“Mulai diangkat sama, mulai digaji sama, sehingga disepakati untuk CPNS tidak ada lagi TMT yang berbeda-beda, yaitu disepakati 1 Oktober 2025,” katanya.

Banyak Petisi Menolak Pengangkatan CPNS dan PPPK Ditunda, Banyak Pendaftar Sudah Tak Bekerja

Petisi Lawan Penundaan Pengangkatan CPNS, Pemerintah: Tidak Akan Tidak Bekerja, BKN: Dilantik Secara Serentak

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag: