6. Risiko kanker
Beberapa penelitian menunjukkan, keberadaan senyawa bioaktif dari tanaman kurma yang mengandung beta-D-glukan sangat bermanfaat untuk mendukung aktivitas anti kanker dalam tubuh.
Selain sebagai sumber antioksidan, kurma juga membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi kemungkinan terjadinya kanker.
Mengonsumsi kurma setiap hari dapat mengurangi kemungkinan terkena kanker dan perkembangan tumor jinak.
7. Infeksi mikroba
Penelitian menemukan bahwa ekstrak biji dan daun kurma memiliki resistensi yang signifikan terhadap beberapa jenis bakteri berbahaya.
dan pneumonia.
Editor : Pimred Laksamana.id
