Buah kurma mengandung kalsium, mangan, selenium, magnesium, serta tembaga, yang semuanya merupakan nutrisi yang penting untuk mengembangkan tulang yang sehat dan pencegahan osteoporosis.
Osteoporosis adalah penyakit tulang yang menyebabkan tulang menjadi keropos dan rapuh, sehingga meningkatkan risiko patah tulang.
3. Gangguan pencernaan
Kandungan serat dan asam amino esensial dalam kurma dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Makanan kurma secara teratur membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus dan mengurangi ketidaknyamanan pencernaan.
4. Menyehatkan Jantung
Kurma berguna untuk menjaga kesehatan jantung.
LDL, yang meningkatkan aliran darah menuju jantung, serta mencegah hipertensi dan stroke.
Kehadiran flavonoid, antioksidan, fitonutrien, serta potasium melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas, memperkuat otot jantung, dan sistem saraf.
5. Penyakit alzheimer
Zat pada kurma dapat menghambat produksi protein interleukin 6 (IL-6) pemicu peradangan di otak yang terkait dengan risiko penyakit neurodegeneratif.
Mengonsumsi kurma secara teratur dapat membantu mengurangi gejala inflamasi dan menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer.
Selain itu, kurma juga membantu mengurangi gangguan kecemasan serta meningkatkan daya ingat dan kemampuan belajar.
Editor : Pimred Laksamana.id
