Scroll untuk baca artikel

Bukber di Masjid Jogokariyan, "Sederhana tapi Pemerintah Ga Bisa"

Bukber di Masjid Jogokariyan, "Sederhana tapi Pemerintah Ga Bisa"
Bukber di Masjid Jogokariyan, "Sederhana tapi Pemerintah Ga Bisa"

Daftar menu yang disajikan berbeda-beda dan ditentukan melalui musyawarah para ibu-ibu tersebut.

"Kurang lebih 3.500, tapi mungkin bisa mencapai 4.000 jika ramai. Menunya bervariasi, ada gulai rawon, dan informasi menunya diumumkan di Instagram Jogokariyan," imbuhnya.

Akbar menambahkan bahwa biaya penyediaan takjil untuk satu hari tahun ini bisa mencapai Rp 55 juta hingga Rp 60 juta.

"Anggaran yang dikeluarkan setiap hari mencapai Rp 55 juta bahkan hingga Rp 60 juta," katanya.

Pada tahun ini, terdapat perbedaan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama dari segi jumlah pedagang kaki lima yang terlibat dalam KRJ.

"Tahun ini, pasar sore memiliki lebih banyak penjualnya. Tahun lalu ada 350 penjual, sekarang hampir 400," kata Akbar.

Menanggapi isu sampah, Akbar mengatakan bahwa salah satu langkah antisipasi adalah dengan menggunakan piring keramik daripada wadah sekali pakai.

"Tentu saja kami juga memiliki tim khusus untuk mengurus sampah, yang bekerja setelah waktu Maghrib," pungkasnya.

(Penulis: Wisang Seto Pangaribowo I Editor: Sari Hardiyanto)

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini