Semakin tinggi RON, maka semakin kuat kemampuan bahan bakar untuk menghindari knocking atau ledakan pada mesin.
Bensin RON dites dengan menggunakan mesin CFR F-1 dengan cara uji ASTM D2699.
Pihak Direktorat Jenderal Minyak dan Gas terus berusaha
Untuk menjaga konsistensi kualitas BBM yang dikonsumsi masyarakat, Direktorat Jenderal Migas terus melakukan pengawasan mutu bahan bakar secara berkala.
"Kami mengerti betapa pentingnya transparansi dalam pengawasan BBM. Hasil uji ini kami sampaikan agar masyarakat yakin bahwa BBM yang digunakan mereka sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah," kata Mustafid.
Plt. Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Mirza Mahendra mengatakan bahwa pemerintah melakukan pengawasan mutu yang ketat dan transparansi hasil pengujian, sehingga diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap BBM yang beredar di pasaran akan meningkat.
Informasi yang perlu diketahui bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah mengadakan pengambilan contoh minyak bumi pada Kamis, tanggal 27 Februari 2025.
Sebanyak 75 sampel bensin dengan berbagai angka oktan (RON 90, RON 92, RON 95, dan RON 98) dikumpulkan dari 1 TBBM Pertamina di Plumpang dan 33 SPBU di Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan.
Pengujian laboratorium dilakukan untuk memverifikasi parameter uji yang sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi.
Misalnya, sampel bensin RON 90 memiliki rentang nilai RON antara 90,3 sampai 90,7; RON 92 berkisar antara 92,0 hingga 92,6; RON 95 berada pada rentang 95,3 hingga 97,2; dan RON 98 menunjukkan hasil antara 98,4 hingga 98,6.
Editor : Pimred Laksamana.id
