Scroll untuk baca artikel

Benua Australia Bergerak Makin Dekat ke Asia, Apa Dampaknya bagi Bumi?

Benua Australia Bergerak Makin Dekat ke Asia, Apa Dampaknya bagi Bumi?
Benua Australia Bergerak Makin Dekat ke Asia, Apa Dampaknya bagi Bumi?

Pergerakan Australia ke utara terjadi sekitar 80 juta tahun lalu, ketika benua Australia memisahkan diri dari Benua Antartika.

Pada 50 juta tahun terakhir, lempeng ini terus bergerak menuju Asia sebagai bagian dari Lempeng Indo-Australia yang lebih luas.

Para ilmuwan berpendapat bahwa, jika tabrakan yang tak dapat dihindari itu terjadi, maka akan menimbulkan perubahan besar dalam geologi dan lingkungan.

Selain pergeseran geologis, dampaknya terhadap keanekaragaman hayati bisa sangat besar.

Pasalnya, Australia merupakan rumah bagi spesies unik seperti kanguru, wombat, dan platipus, yaitu hewan yang telah berevolusi secara terisolasi.

Namun, seiring dengan semakin mendekatnya Benua Australia ke Asia, pada akhirnya Benua ini dapat bergabung dengan ekosistem yang mendukung spesies yang sangat berbeda.

Hal ini berujung pada dampak lingkungan yang tidak terduga.

Baca juga:

Gangguan yang terjadi sekarang

Perpindahan Benua Australia ke Asia tidak hanya menjadi perhatian di masa mendatang, tetapi juga telah menimbulkan masalah di masa sekarang.

Pada tahun 2016, para ilmuwan menemukan bahwa pergerakan Australia telah menggeser koordinat GPS-nya sekitar 1,5 meter, akibatnya Australia harus memperbarui sistem penentuan posisi resmi mereka dengan jarak 1,8 meter untuk memastikan ketepatan.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini