Scroll untuk baca artikel

Ciri-ciri Kurma Tanpa Gula Tambahan yang Lebih Sehat Dikonsumsi

Ciri-ciri Kurma Tanpa Gula Tambahan yang Lebih Sehat Dikonsumsi
Ciri-ciri Kurma Tanpa Gula Tambahan yang Lebih Sehat Dikonsumsi

Hal ini berbeda dengan kurma manis yang lebih lembek, lunak, lengket, dan permukaannya tertutup dengan sesuatu. Tekstur kurma ini berubah karena proses pemanasan buah untuk menambahkan cairan gula ke dalam buah tersebut.

2. Rasa manisnya berasal dari dagingnya, bukan hanya lapisan luarnya

Buah kurma memiliki rasa manis yang terkandung di dalam daging buahnya, bukan pada lapisan permukaannya yang terlihat berkilau.

Buah kurma aslinya tidak memiliki rasa manis pada kulitnya. Rasa manisnya baru akan terasa ketika dagingnya digigit.

Sebaliknya, kurma yang diberi pemanis tambahan akan terasa manis pada permukaan kulitnya. Hal ini karena produsen kurma menambahkan gula ke dalam kurma tersebut. Namun, rasa manis tersebut terasa berlebihan, bahkan bisa membuat gigi terasa sakit.

Baca juga:

3. Bebas semut

(25/5/2018), cara lain untuk membedakan kurma alami dan kurma yang telah diberi gula tambahan, yaitu melalui semut yang berkumpul di sekitarnya.

Apakah kurma tersebut menggunakan pemanis alami atau tambahan? Kurma yang tidak dikerubuti semut, meskipun dibiarkan terbuka ruangannya, tidak menggunakan gula tambahan. Sebaliknya, kurma yang dikerubuti semut menunjukkan bahwa gula tambahan digunakan.

4. Ada label tanpa gula

Saat membeli kurma di toko atau supermarket, kemasan buah tersebut biasanya dilabel dengan daftar bahan-bahan yang digunakan untuk memprosesnya.

Pastikan untuk selalu memeriksa label pada kemasan kurma untuk memastikan tidak ada penambahan gula atau bahan pengawet pada buah tersebut.

Periksa label produk kurma yang Anda beli, baik label dalam bahasa Inggris maupun Indonesia. Pastikan informasi yang tertera pada keduanya tidak berbeda.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini