Scroll untuk baca artikel

Perjuangan Fanny Kondoh untuk Hamil dengan Umur Suami Sisa 6 Bulan

Perjuangan Fanny Kondoh untuk Hamil dengan Umur Suami Sisa 6 Bulan
Perjuangan Fanny Kondoh untuk Hamil dengan Umur Suami Sisa 6 Bulan

"Dan suamiku selalu berkata, 'Ayolah, ayolah', terus-menerus meminta kepadaku. Setiap bulan ia meminta, sampai akhirnya aku tergerak hati," katanya.

Alasan turuti keinginan suami

Fanny menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk menuruti keinginan suami dan memiliki anak, meskipun harus menghadapi risiko di masa depan.

harus hamil," ujar Fanny.

Baca juga:

Lanjutnya sambil tersenyum getir.

Proses perjalanan bayi tabung

Untuk mendapatkan sperma berkualitas pada suami yang saat ini sedang menjalani perawatan kanker, memang bukanlah hal yang mudah.

Dari lima embrio, hanya satu yang paling baik, sedangkan empat embrio lainnya memiliki risiko mengalami sindrom Down bila dipaksakan.

Waktu yang tak panjang

Sementara itu, ada peraturan pemerintah yang mengatur tentang proses transfer embrio, yaitu kedua orang tua harus masih hidup atau tidak bercerai.

Fanny mengaku awalnya bingung dengan peraturan tersebut, karena embrio yang disimpannya dan suaminya adalah embrio hasil dari pembuahan dengan suaminya sendiri.

Baca juga:

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini