Dia pernah menceritakan pengalamannya sebagai seorang imigran yang berpindah ke negara lain dan mengalami kesulitan hidup.
Melalui Instagram Story miliknya, Gita menjelaskan bahwa orang tuanya pernah tinggal di Jerman, dan keluarga besarnya banyak yang kuliah di sana.
Bahkan ada komunitas keluarga asal Palembang yang menetap di Berlin.
Namun, setelah krisis moneter 1998, ayahnya pindah ke Amerika Serikat dan bekerja sebagai pelayan makanan.
Gita menjelaskan bahwa ia sudah tahu sejak kecil tentang kondisi hidup yang tidak ideal di Indonesia dan keistimewaan yang dimilikinya karena dapat tinggal di luar negeri.
Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa berada di luar negeri bukanlah hal yang ringan.
"Kamu gagal, kamu kenapa-kenapa, hanya kamu yang bisa diatur," ujarnya.
Menurutnya, menjadi imigran di luar negeri itu penuh tantangan dan butuh waktu beberapa tahun untuk menata kehidupan dengan stabil.
Gita juga mengingatkan bahwa negara-negara Barat saat ini juga menghadapi kesulitan ekonomi.
Editor : Pimred Laksamana.id
