Kerusakan jembatan juga menyebabkan peningkatan harga BBM.
Meski tarif satu harga telah berlaku di Krayan, PT Antisipasi Perluasan Masyarakat (APMS) harus membayar tambahan untuk membantu pengangkutan bahan bakar minyak agar bisa melewati jembatan darurat.
"Upah angkut mobil itu Rp1.000 per liter. Cukup kalikan saja dengan kapasitas jerigen yang tecukupil. Jika airnya mencapai 35 liter, maka pembayarannya akan menjadi Rp35.000. Oleh karena itu, logis juga harga bahan bakar minyak mulai naik," kata Oktavianus.
Harapan Warga Tapal Batas
Oktavianus berharap kondisi Krayan, daerah perbatasan, mendapat perhatian yang lebih intensif dari pemerintah. Sampai sekarang, masyarakat Krayan masih menantikan pelaksanaan pembangunan di periphery yang banyak dibayangkan oleh presiden.
Jalan di Krayan Selatan hanya dilindungi dengan pengecoran beton dan menempuh waktu yang lama lama rusak setelah hujan turun.
Masyarakat di daerah perbatasan belum pernah menikmati fasilitas perbaikan jalan seperti di kota lain yang sudah dilakukan aspal.
Kami menyadari bahwa akses jalan ini termasuk dalam tugas provinsi. Namun, karena kondisi geografis Krayan yang sulit, suplai material paling efisien dapat diperoleh dari Malaysia. Mohon kiranya perhatian pusat terutama ini.
Editor : Pimred Laksamana.id
