Laksamana.id | Lampung Timur — Di tengah ancaman abrasi dan banjir rob yang terus membayangi kawasan pesisir, mangrove menjadi benteng alami yang penting bagi perlindungan lingkungan dan kehidupan masyarakat. Menyadari pentingnya menjaga ekosistem tersebut, PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memperkuat kolaborasi pelestarian mangrove melalui pengembangan kawasan percontohan seluas dua hektare di Dusun V, Desa Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai.
Komitmen bersama ini ditandai dengan peresmian demplot mangrove oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, pada awal September 2026 melalui penanaman bibit mangrove secara simbolis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, civitas akademika Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Lampung, perwakilan PHE OSES, serta mitra perusahaan lainnya.
Bagi masyarakat pesisir, mangrove bukan sekadar pepohonan yang tumbuh di antara daratan dan laut. Keberadaannya berperan penting dalam membantu mengurangi abrasi, menjaga habitat berbagai biota, serta mendukung keseimbangan ekosistem yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Melalui pengembangan demplot tersebut, PHE OSES mendorong upaya pelestarian lingkungan yang tidak hanya berfokus pada penanaman bibit, tetapi juga membangun kesadaran bersama agar mangrove dapat tumbuh dan terpelihara secara berkelanjutan.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, mengatakan keberadaan kawasan mangrove memiliki peran penting dalam membantu mengurangi dampak abrasi dan banjir rob yang kerap mengancam wilayah pesisir.Menurutnya, pelestarian mangrove perlu berjalan beriringan dengan penguatan komunitas lingkungan dan pembenahan tata kelola sampah secara terintegrasi.
“Kita akan jadikan kawasan mangrove ini sebagai pelindung, salah satunya untuk membantu meminimalisir banjir rob yang sering terjadi. Selain itu, komunitas-komunitas mangrove harus dihidupkan kembali. Kami akan bina ekosistem mangrove dan tata kelola sampahnya secara terintegrasi,” ujar Ela.
Ela juga mengapresiasi keterlibatan PHE OSES dan mitra perusahaan lainnya dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di wilayah Labuhan Maringgai.
Ia berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat terus diperkuat sehingga upaya konservasi tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Editor : Pimred Laksamana.id
