Scroll untuk baca artikel

Bapenda Lampung Timur Gandeng Wartawan: Pajak Harus Kembali Jadi Manfaat untuk Rakyat

Bapenda Lampung Timur Gandeng Wartawan: Pajak Harus Kembali Jadi Manfaat untuk Rakyat
Bapenda Lampung Timur Gandeng Wartawan: Pajak Harus Kembali Jadi Manfaat untuk Rakyat

Laksamana.id | Lampung Timur — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lampung Timur menggandeng insan pers untuk memperkuat sosialisasi kebijakan pajak daerah sekaligus membuka ruang pengawasan publik terhadap pengelolaan pendapatan daerah.

Sinergi tersebut dibangun melalui pertemuan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Timur di Aula Bapenda Lampung Timur, Kamis (8/10/2026).

Pertemuan yang dihadiri Ketua PWI Lampung Timur Muklis dan Ketua IWO Lampung Timur Azzoheri ZA itu menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan wartawan untuk membahas kebijakan perpajakan, capaian pendapatan daerah, digitalisasi layanan, hingga upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Kepala Bapenda Lampung Timur, Agus Firmansyah Lukman, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi salah satu langkah utama yang dilakukan Bapenda untuk menciptakan sistem perpajakan yang lebih transparan sekaligus mempersempit ruang penyalahgunaan.

"Yang pertama saya lakukan adalah terkait masalah digitalisasi. Saya berusaha seminimal mungkin mengurangi transaksi yang sifatnya tunai," kata Agus.

Menurutnya, perubahan dari sistem manual menuju sistem digital bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga bagian dari upaya membangun tata kelola pajak yang lebih modern dan akuntabel.

"Harapannya dengan konsep digitalisasi ini pelan-pelan kita rubah Lampung Timur yang tadinya masih manual ke era modern, sehingga pengelolaan pajak daerah ini semakin kecil potensi untuk penyalahgunaan," ujarnya.

Agus mengungkapkan, berbagai upaya optimalisasi pendapatan turut mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lampung Timur.

PAD yang sebelumnya berada di kisaran Rp190 miliar meningkat menjadi sekitar Rp196 miliar. Pada 2024, Lampung Timur untuk pertama kalinya mampu menembus angka Rp200 miliar.

Capaian tersebut kemudian meningkat hingga sekitar Rp276 miliar. Sementara pada 2026, Bapenda mendapat target PAD sebesar Rp315 miliar.

Editor : Pimred Laksamana.id
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini