Laksamana.id | Lampung Timur — Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengajak Gerakan Pramuka memperkuat pembinaan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ela saat memimpin apel peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 tingkat Cabang Lampung Timur di Bumi Perkemahan Pelindung Jaya, Kecamatan Gunung Pelindung, Senin (12/10/2026).
Kegiatan yang diikuti anggota Gerakan Pramuka dari 24 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Lampung Timur itu menjadi momentum untuk memperkuat semangat persaudaraan, kedisiplinan, kemandirian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Ela yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Lampung Timur menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka ke-65 kepada seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur, sekaligus selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Lampung Timur, saya mengucapkan Selamat Hari Pramuka ke-65 kepada segenap keluarga besar Gerakan Pramuka di mana pun berada,” ujar Ela.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam sistem pendidikan nasional melalui jalur pendidikan nonformal. Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah pembentukan kepribadian, watak, budi pekerti, kecerdasan, serta kesehatan jasmani dan rohani generasi muda.Karena itu, pendidikan kepramukaan harus terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang memiliki jiwa kepemimpinan, menjunjung tinggi nilai moral, serta mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Ela juga mendorong agar kegiatan kepramukaan tidak hanya berfokus pada pelatihan keterampilan, tetapi turut memperluas pengabdian melalui kegiatan sosial, pelestarian lingkungan hidup, kesehatan, pendidikan, dan sosial budaya.
Ia menilai tantangan yang dihadapi Gerakan Pramuka saat ini semakin beragam, terutama dalam menghadapi perubahan perilaku dan minat generasi muda. Oleh sebab itu, diperlukan inovasi dan kolaborasi agar kegiatan Pramuka semakin menarik dan diminati para pelajar.
Lebih lanjut, Ela mengingatkan pentingnya peran Pramuka dalam membentengi generasi muda dari berbagai perilaku negatif, seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang, perkelahian, pelanggaran hukum, serta kebiasaan menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan persoalan.
Editor : Yanto
