"Tidak ada tamu yang diistimewakan dalam acara Festival Sekappung Limo Migo. Silakan hadir, tetapi ikut aturan kami," ujarnya.
Baca juga: Kades Sukamulya Mengaku Tak Tahu Dugaan Pungutan Terkait PSDH, Warga Minta Ada Penjelasan Resmi
Menurut Ibrahim, aturan tersebut dibuat untuk memastikan prosesi adat yang sakral tetap berjalan khidmat dan tidak bergeser menjadi agenda politik.
"Kalau Pak Jokowi hendak bersilaturahmi ke Festival Budaya Sekappung Limo Migo, tentu harus tetap menjaga sopan santun karena ada acara sakral yang harus kami laksanakan dengan khusyuk," katanya.
Ia kembali menegaskan bahwa panitia terbuka menerima siapa pun yang ingin bersilaturahmi, selama menghormati nilai-nilai adat yang dijunjung tinggi."Kami menerima silaturahmi, namun tidak jika kegiatan budaya dijadikan panggung politik yang dapat memecah kesatuan dan persatuan," imbuhnya.
Editor : Pimred Laksamana.id
