“Batik Jeruji Lapas Banyuwangi memiliki berbagai motif menarik yang memadukan kearifan lokal dengan simbol khas, seperti borgol. Bahkan, tujuh motif batik kami telah tercatat dalam hak cipta,” ungkapnya.
Melalui momen Hari Batik Nasional ini, Kalapas berharap agar dukungan masyarakat, baik dengan memesan maupun mengenalkan Batik Jeruji, dapat menjadi pelecut semangat bagi warga binaan.
“Dukungan dari Masyarakat juga diharapkan dapat membantu pengembangan program pembinaan membatik di Lapas Banyuwangi,” harapnya.
Masyarakat yang melihat langsung kreativitas dari warga binaan dalam melukis batik mengaku kagum dan sempat tidak percaya bahwa dari tangan warga binaan mampu menghasilkan karya batik yang memukau.“Saya awalnya ragu bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya yang sangat bagus, tentu kegiatan pembinaan ini sangat bagus dan menarik,” ujar salah satu pengunjung yang mencoba pencantingan batik.
Editor : Yanto
