Tidak hanya itu, pertemuan koordinasi juga telah digelar antara pihak TPL dan Pangulu Desa Sihaporas. Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa lokasi konflik sementara berstatus quo. “Kami meminta agar seluruh pihak sabar dan menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas apapun di area konflik, sembari menunggu tindak lanjut. Direncanakan pada hari Rabu akan ada pertemuan resmi antara Forkopimda Simalungun dengan kedua belah pihak serta tokoh masyarakat di Pemkab Simalungun,” kata Kapolres.
Terkait pengamanan lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya mendapat arahan langsung dari Kapolda Sumatera Utara. “Bapak Kapolda Sumut telah memerintahkan Polres Simalungun untuk melakukan pengamanan menyeluruh, bahkan mengirimkan satu kompi Brimob sebagai bantuan pasukan untuk menjaga situasi tetap aman. Karena itu, kami himbau masyarakat tidak perlu khawatir untuk beraktivitas,” tegasnya.
Sebagai informasi, konflik lahan antara masyarakat Sihaporas dengan PT TPL telah berlangsung lama. Kapolres mengungkapkan bahwa perselisihan sudah terjadi sejak tahun 2015, dipicu klaim sepihak dari masing-masing pihak terkait lahan di Desa Sihaporas. Sengketa tersebut hingga kini belum menemukan titik penyelesaian dan menjadi latar belakang terjadinya keributan terbaru.
Dalam kegiatan pembesukan tersebut, Kapolres Simalungun turut didampingi sejumlah pejabat Polres, yakni Kasat Intelkam IPTU Ridho V. Pakpahan, Kanit 2 Sat Intelkam IPDA Arifin Samosir, serta Kanit Tipidter Sat Reskrim IPDA Ivan Purba, S.H. Sekitar pukul 22.00 WIB, Kapolres beserta rombongan meninggalkan RSU Harapan dengan situasi aman dan terkendali.Kegiatan profesional yang dilakukan Polri melalui kehadiran Kapolres Simalungun tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi korban, tetapi juga menjadi bukti konkret bahwa Polri hadir sebagai penengah dan penjaga perdamaian. Dengan langkah persuasif dan pengamanan yang terukur, diharapkan konflik berkepanjangan ini dapat menemukan solusi, sehingga stabilitas dan rasa aman masyarakat Simalungun tetap terjaga.
Editor : Pimred Laksamana.idSumber : Team
