Kapolres Simalungun Jenguk Korban Keributan PT TPL vs Warga Sihaporas, Tegaskan Komitmen Jaga Kedamaian

Kapolres Simalungun Jenguk Korban Keributan PT TPL vs Warga Sihaporas, Tegaskan Komitmen Jaga Kedamaian
Kapolres Simalungun Jenguk Korban Keributan PT TPL vs Warga Sihaporas, Tegaskan Komitmen Jaga Kedamaian

Laksamana.id | Simalungun – Polres Simalungun terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal itu tampak saat Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., bersama jajaran melaksanakan kunjungan kemanusiaan dengan membesuk masyarakat LAMTORAS yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Harapan, Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematang Siantar, pada Senin malam (22/9/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas insiden keributan yang terjadi antara masyarakat Nagori Sihaporas, kelompok LAMTORAS, dengan pihak PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk di areal konsesi PT TPL, Sektor Aek Nauli, Desa Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menjelaskan maksud kunjungan tersebut. “Malam ini saya mengunjungi dan membesuk masyarakat LAMTORAS yang sedang dirawat di rumah sakit pasca keributan antara PT TPL Tbk dengan masyarakat Nagori Sihaporas. Hal ini kami lakukan untuk memastikan kondisi korban serta melakukan wawancara langsung guna memberikan gambaran kepada petugas terkait tindak lanjut ke depan dan bagaimana keadaan situasi di TKP pada saat keributan terjadi,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan harapannya agar kedua belah pihak dapat menahan diri. “Saya berharap agar masyarakat Sihaporas maupun pihak PT TPL untuk tidak melakukan kegiatan di lokasi yang dapat memicu konflik, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Simalungun harus tetap aman, tenteram, dan damai sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan baik,” ungkapnya.

Kapolres juga memaparkan langkah cepat yang telah dilakukan aparat. Menurutnya, pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB, Polres Simalungun telah melakukan upaya pengamanan dengan menarik kedua belah pihak dari lokasi konflik untuk meminimalisir korban. “Kami sudah berhasil mengosongkan lokasi, baik masyarakat yang terlebih dahulu kembali ke kampungnya, maupun karyawan dan petugas PT TPL yang juga ditarik keluar dari lokasi,” ucapnya.

Editor : Pimred Laksamana.id
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini