PROFIL Sarah Maria, Wanita Berwajah Menarik Asli Luar Negeri yang Menjadi Istri dari Dr. Oky Pratama, Sekarang Sedang Ramai Dibicaraakn Di Media Sosial Bersamanya Seorang Pria
Menurut Wiwin, dalam satu hari, AW memasukkan bahan baku minyak goreng curah ke dalam botol plastik bermerk Minyakita dan Djernih dengan total mencapai 8 ton.
"Memproduksi sekitar 800 kardus dengan masing-masing kardus berisi sekitar 12 botol dengan kapasitas satu liter," jelas Wiwin, seperti dikutip dari Kompas.com.
Berdasarkan temuan dalam pemeriksaan tersebut, AW mengirimkan barang-barangnya kepada sejumlah perantara yang berlokasi di daerah Tangerang serta Serang.
Harga penjualan adalah Rp176.000 untuk setiap karton yang berisi 12 botol dengan ukuran kemasan 1 liter, atau sehargaRp 14.500 tiap botolnya.
Akan tetapi, produk seperti minyak goreng sawit berkemasan bernama Merekaminakita yang dibuat oleh PT Artha Eka Global Asia KPC Kalampean ini ditemukan adanya penipuan dalam pengukuran.
Di bungkus tertulis isi 1 liter, namun ketika diukur secara akurat, bobot bersihnya hanya berkisar antara 0,716 sampai 0,750 liter.
Keuntungan yang diraih oleh AW dari usahanya secara rata-rata adalah sekitar Rp45 juta setiap bulannya.
Saat ini, AW dijerat dengan Pasal 62 ayat (1) bersamaan dengan Pasal 8 ayat (1) butir a, butir b, butir c, butir g, dan butir h dalam UU No. 8 tahun 1999 mengenai Pelindungan Konsumen.
Di Jawa Timur, operasi oleh Satgas Pangan Polda Jatim menemukan dua pabrik pengemasan minyak ilegal di Kabupaten Sampang dan Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.
Editor : Pimred Laksamana.id