Bagaimana kita tahu bahwa batu-batu itu dulunya berada di sana? Apakah kita bisa membayangkan seperti apa Stonehenge yang asli?
Itu adalah pertanyaan yang telah ditanyakan oleh para arkeolog seperti saya selama berabad-abad. Kami tidak bisa menjawabnya dengan jelas.
Tapi pencarian yang panjang dan intensif telah mendekatkan saya dan rekan-rekan saya pada jawabannya.
Banyak survei, eksplorasi, dan penelitian geologi telah membantu menjelaskan salah satu misteri besar Stonehenge: apakah hanya batu-batu ini saja yang ada?
Stonehenge yang kita lihat hampir persis dengan tampilan ketika rancangan renovasi pertama dibuat pada tahun 1740 oleh John Wood, seorang arsitek terkenal pada masa itu.
Sketsa realistis pertama yang berasal dari abad ke-16 memang kurang detail, tapi tampaknya hanya sedikit yang berubah dari apa yang kita lihat sekarang.
Tetapi jangan terkecoh. Setengah dari batu-batu yang ada telah dipindahkan.
Baca juga:
Pemindahan terjadi antara tahun 1901 dan 1964, ketika pihak berwenang khawatir bahwa struktur megolitikus tersebut bisa jatuh menimpa pengunjung.
Ketakutan itu dapat dibenarkan karena beberapa batu vertikal telah lama didukung oleh kayu dan batu horisontal sudah miring sehingga mengancam siapa pun yang melintas.
Editor : Pimred Laksamana.id
