Scroll untuk baca artikel

Rektor UKI Evaluasi Sistem Keamanan Pasca Kasus Kematian Mahasiswa

Rektor UKI Evaluasi Sistem Keamanan Pasca Kasus Kematian Mahasiswa
Rektor UKI Evaluasi Sistem Keamanan Pasca Kasus Kematian Mahasiswa

Peraturan kampus dan evaluasi

Sementara itu, Rektor UKI, Dhaniswara K. Harjono, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi. Evaluasi yang dimaksud adalah evaluasi terhadap mahasiswa dan tim keamanan kampus UKI.

Dhaniswara menyatakan bahwa Kampus UKI secara resmi ditutup pada pukul 21.00 WIB dan seluruh mahasiswa serta dosen harus sudah meninggalkan area kampus pada jam tersebut. Kejadian yang menimpa Kenzha terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, sehingga masih dalam jam operasional kampus.

"Di kami, UKI (Universitas Kristen Indonesia) dinyatakan tutup, mahasiswa harus keluar semua, termasuk dosen, pada pukul 21.00. Dan pada waktu itu masih baru jam 20. Karena saya ditelepon jam 20.58. Jadi memang masih dalam waktu yang masih diperbolehkan ada mahasiswa di dalam," jelasnya.

Rektor UKI juga menekankan bahwa konsumsi minuman beralkohol dilarang di lingkungan kampus. Namun, pada saat kejadian, aktivitas tersebut tidak diawasi atau dipantau terlebih dahulu.

"Jika aturan kita memang ada, itu tidak diperkenankan. Lalu kemudian kita pastikan bahwa itu tidak terpantau sehingga pada saat reaksi baru kemudian itu pun baru ada kemungkinan-kemungkinan bahwa ada minuman keras di sana. Dan terbukti memang dari Pak Kapolres tadi bilang ada botol. Tapi pada saat itu memang tidak terpantau sebelumnya," kata Dhaniswara.

Rekaman CCTV

Kapolres Nicolas mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, meskipun tidak ada rekaman yang menangkap momen saat korban jatuh bersama pagar.

"Sistem CCTV di sekitar lokasi kejadian, lokasi pertama, bukan di lokasi yang korban jatuh, yang dipercaya korban jatuh di dekat tembok pagar itu, itu yang tidak terpantau," jelas Nicolas.

Rekaman yang berhasil direkam hanya menunjukkan aktivitas sebelum kejadian fatal, meliputi saat korban dan teman-temannya menikmati minuman, terjadi sedikit sengketa mulut, dan saat korban diantar keluar pagar.

Universitas Kristen Indonesia (UKI) telah menyatakan belasungkawanya atas wafatnya Kenzha Ezra Walewangko kepada keluarganya dan telah memutuskan untuk bekerja sama dengan otoritas yang berwenang untuk memahami lebih lanjut tentang peristiwa ini.

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini