Pemegang saham kedua adalah publik dengan proporsi 40,97 persen saham. PT Huddleston Indonesia, pemilik saham mayoritas Sritex, merupakan perusahaan yang memiliki keterikatan kepemilikan dengan Keluarga Lukminto.
Meskipun dikenal sebagai perusahaan tekstil, keluarga Lukminto diketahui memiliki beberapa lini bisnis lain, salah satu yang terkenal adalah Gedung Olahraga (GOR) Sritex yang berada di tengah kota Solo.
GOR Sritex menjadi salah satu tempat utama untuk kegiatan olahraga voli dan basket.
Banyak kalangan menggunakannya sebagai tempat penyelenggaraan acara yang melibatkan massa.
Saat ini, GOR tersebut masih digunakan untuk menggelar turnamen olahraga. Terakhir, GOR Sritex ditetapkan sebagai salah satu tempat yang dipilih untuk kejuaraan basket Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) ke-17 Solo 2024.
Selain GOR Sritex yang aktif disewakan, keluarga Lukminto juga diketahui mengelola Museum Tumurun.
Di museum ini terdapat berbagai jenis seni instalasi.
Ada pula karya seni kontemporer, lukisan, dan koleksi mobil klasik.
Awalnya, museum ini merupakan museum pribadi milik keluarga, namun kini telah dibuka untuk umum dengan sistem pembayaran.
Selain itu, di bawah anak perusahaan PT Wisma Utama Binaloka, Sritex Group juga mengelola sejumlah hotel dan restoran yang berlokasi di beberapa kota, termasuk Restoran Diamond, Grand Orchid, dan @Hom, serta Hotel Grand Quality di Yogyakarta.
Editor : Pimred Laksamana.id
