Guillermo del Toro kembali menghadirkan film yang menggabungkan elemen fantasi dan romansa dalam *The Shape of Water*. Berlatar pada masa Perang Dingin, film ini menceritakan kisah Elisa, seorang perempuan yang tidak bisa berbicara yang bekerja sebagai pembersih di sebuah laboratorium pemerintah. Di sana, ia bertemu dengan makhluk amfibi yang dikurung, dan hubungan mereka berkembang menjadi kasih sayang yang indah namun penuh tantangan. Dengan suasana unik, visual yang menarik, dan tema tentang cinta yang tidak terbatas oleh bentuk atau perbedaan, *The Shape of Water* menawarkan pengalaman fantasi yang berbeda dari yang lainnya.
Harry Potter dan Relikui Kematian: Bagian 2 (2011) – 8.1
Sebagai penutup saga Harry Potter, The Deathly Hallows: Part 2 membawa cerita ke klimaks dengan menghadirkan pertempuran akhir antara Harry Potter dan Lord Voldemort. Di sini, tidak hanya pertarungan fisik yang ditampilkan, tetapi juga pertempuran hati yang menguji prinsip-prinsip persahabatan, pengorbanan, dan keberanian. Film ini memberikan penutup yang memuaskan dan penuh emosi untuk perjalanan panjang Harry dan teman-temannya. Dengan aksi yang menegangkan dan momen-momen yang penuh emosi, film ini menjadi salah satu penutup saga yang ikonik dalam sejarah film.
The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch, and the Wardrobe (2005) – 6,9
Alkisah: Si Singa, Si Sihir, dan Lemari: Sebuah adaptasi dari novel karya C.S. Lewis yang membawa kita ke dunia Narnia, sebuah dunia yang dihiasi dengan makhluk-makhluk ajaib dan pertempuran hebat. Film ini menceritakan keempat saudara yang menemukan pintu akses menuju Narnia melalui lemari, dan mereka berjuang untuk mengalahkan sihir jahat yang membekukan dunia tersebut. Meskipun film ini lebih ditujukan untuk penonton muda, Alkisah: Si Singa, Si Sihir, dan Lemari tetap menyajikan petualangan yang menarik, dengan tema tentang keberanian, pengorbanan, dan persaudaraan.
The Hobbit: Pertempuran Lima Armea (2014) – 7,4
Sebagai bagian akhir dari trilogi The Hobbit, The Battle of the Five Armies menampilkan pertarungan besar antara lima pasukan yang berusaha merebut harta dan kekuasaan. Cerita ini menggali lebih dalam tentang konflik antara kurcaci, elf, manusia, dan orc, serta pengorbanan yang harus dilakukan untuk menjaga perdamaian. Dengan aksi yang spektakuler dan momen-momen dramatis, film ini menutup kisah The Hobbit dengan klimaks yang sangat menarik.
The Lord of the Rings: Dua Kerajaan (2002) – 8,8
Film kedua dalam trilogi The Lord of the Rings, The Two Towers melanjutkan petualangan Frodo dan teman-temannya untuk menghancurkan Cincin Sauron. Dalam film ini, konflik antara pasukan baik dan jahat semakin intens, dengan Pertempuran Helm's Deep yang menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah perfilman. The Two Towers tidak hanya menawarkan aksi yang menggelegar, tetapi juga menggali lebih dalam karakter-karakter utama, seperti Gollum yang kompleks dan Aragorn yang gagah.
Fantastis Makhluk-makhluk dan Bagaimana Mencarinya (2016) – 7.2
Editor : Pimred Laksamana.id
