Scroll untuk baca artikel

PEMBELAAN Kepsek SMAN 1 Cianjur Tetap Study Tour ke Bali,Singgung Pelantikan Gubernur,Kini Dicopot

PEMBELAAN Kepsek SMAN 1 Cianjur Tetap Study Tour ke Bali,Singgung Pelantikan Gubernur,Kini Dicopot
PEMBELAAN Kepsek SMAN 1 Cianjur Tetap Study Tour ke Bali,Singgung Pelantikan Gubernur,Kini Dicopot

Dia juga mengatakan, tercatat ada 78 siswa yang tidak mengikuti kegiatan tersebut, hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut tidaklah wajib.

"Siswa yang mengikuti kegiatan itu harus membayar biaya sebesar Rp 3,6 juta. Para siswa yang mengikuti outing class juga mengumpulkan dana dengan cara menabung, dan bahkan sebelum rombongan berangkat, mereka juga melakukan poling dan membuat Mou, persiapan ini memang sudah dilakukan setahun yang lalu," katanya.

Agam mengatakan, pihaknya bersedia untuk menerima tanggung jawab atas pergiannya ratusan siswa ke Bromo dan Bali. Selain itu, ia mengakui telah memberikan klarifikasi dan keterangan kepada Dinas Pendidikan Jawa Barat.

"Ia siap melakukan perbaikan penuh, dengan memastikan untuk mengikuti keputusan yang dikeluarkan oleh pemerintah di masa yang akan datang," ucapnya.

Setelah mengikuti study tour SMA Negeri 1 Cianjur ke Bali, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil keputusan untuk nonaktifkan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Cianjur, Agam Supriyanta.

Dedi Mulyadi menyampaikan hal tersebut melalui sebuah video yang diposting di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.

Dedi Mulyadi mengumumkan keputusan tersebut setelah menerima hasil laporan tim Inspektorat Jawa Barat.

"Saya memutuskan untuk sementara tidak aktifkan kepala SMA Negeri 1 Cianjur karena kami perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap berbagai pengelolaan keuangan di SMA Negeri 1 Cianjur," kata Dedi di dalam siaran videonya, yang dikutip Kompas.com, Kamis (27/2/2025).

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini