Baca Juga:
Tetapi pada saat itu, Denada mengaku kebingungan, kepada siapa ia harus menjual asetnya dalam waktu singkat.
Ternyata manajer itu memutuskan untuk menjadi pembeli dadakan, yaitu sebidang tanah milik Denada di Bintaro.
"Ketika orang lain sedang mengalami kesulitan, dia akan menjadi orang pertama yang membantu, pertanyaannya apa yang bisa saya lakukan untuk membantu," ujar Denada dengan menangis.
"Orangtua diberi tugas lain (anak sakit)," ujar Denada.
“Terpaksa aku harus menjualnya, akhirnya tanah itu dipotong, akhirnya dia dan adiknya yang membelinya,” kata Denada sambil menunjuk Risna.
Risna mengatakan bahwa dia tidak memiliki rencana untuk membeli apa pun, terutama properti, karena kondisi ekonomi saat itu yang sulit akibat pandemi.
"Padahal aku tidak berpikir ingin membeli properti, toh ini masa pandemi," kata Risna.
"Ya, Bismillah, aku beli sendiri, niatnya hanya ingin membantu, tapi ternyata beli," kata Risna sambil menahan tangan Denada.
Ternyata, kebaikan Risna tidak berhenti di sana, dia juga orang yang membantu Denada menjual beberapa barang mewahnya, termasuk perhiasan.
Editor : Pimred Laksamana.id
