Pulau ini memiliki luas 0,25 kilometer persegi dan mengandung batu karang. Letaknya berada sekitar 6.000 kilometer di timur Australia.
Pulau Vostok pertama kali ditemukan oleh penjelajah Rusia pada tahun 1820.
Pulau ini menampilkan ciri-ciri belum pernah dihuni manusia ketika ditemukan, seperti yang disebutkan dalam sebuah artikel tahun 1966 di Majalah Kepulauan Pasifik.
Mungkin hal itu terjadi karena tidak adanya sumber air tawar yang dapat dikonsumsi di tempat itu.
Baca juga:
Alasan Pulau Vostok tampak berwarna hitam
Warna hitam pekat pada citra di Google Maps disebabkan oleh kepadatan pepohonan pisonia yang tumbuh dan menutupi sebagian besar bagian pulau tersebut.
Pohon-pohon ini memang berwarna hijau tua, namun dari sudut pandang orbit Bumi yang rendah, tumbuhan tersebut mungkin terlihat lebih gelap karena konsentrasi yang sangat tinggi.
Pohon pisonia dikenal tumbuh sangat rapat satu sama lain sehingga sering menghalangi pohon atau tanaman lain untuk dapat menanam akar di sekitarnya.
Menurut JSTOR Daily, pohon-pohon tersebut juga menghalang cahaya matahari masuk ke dalam pulau tersebut.
Survei pada tahun 1971 menemukan bahwa dedaunan yang lebat pada pohon pisonia menarik berbagai jenis burung laut, termasuk burung boobies, noddies, dan frigatebirds.
Editor : Pimred Laksamana.id
