"Itu seperti cara orang China, mereka memiliki rantai supply yang baik, di China sangat mudah membuat mobil produksi massal, dan itu adalah kuncinya," kata Max.
"Kita memiliki pasar yang luas dan bisa menekan harga. Populasi kita besar, berbeda dengan Jepang," katanya.
Max mengatakan bahwa di Cina, persaingan sangat ketat karena banyak perusahaan yang mampu membuat mobil dengan harga yang terjangkau.
Teknologi dan berbagai aspek terkait mobil listrik dapat dipahami lebih mudah sekarang ini.
"Perbedaan lainnya, untuk EV tidak ada hambatan dalam produksi mobil listrik. Seperti contoh Toyota, teknologinya tidak akan dibagikan dengan Nissan atau Mitsubishi; masing-masing memiliki jaringan sendiri," katanya.
Baca juga:
"Tetapi untuk EV seperti baterai kami, produsen baterainya menyuplai ke Geely dan juga merek lain, tentu harganya akan menurun karena menggunakan satu produsen," katanya.
Baca juga:
) perusahaan akan turun.
Biaya yang tetap dikeluarkan dan tidak berubah, meskipun ada perubahan pada tingkat produksi atau penjualan.
Editor : Pimred Laksamana.id
