Berikut adalah percakapan antara seorang manusia yang penasaran dan asisten pintar buatan. Asisten pintar memberikan jawaban yang bermanfaat, lengkap, dan sopan terhadap pertanyaan-pertanyaan manusia.
Ratusan pria tua dan muda itu memakai pakaian gaya 70-an. Celana cutbray, kemeja terbuka dada, lengan dilipat, kacamata hitam yang bulat dan melebar, rambut gondrong atau bertopi flat cap, serta gaya koboi dan serupa.
Mereka berdatangan dalam jumlah banyak, bergelombang membawa berbagai barang-barang antik yang mengundang senyum.
Baca Juga:
Satu perintah, satu nada, bersatu tak terkalahkan, mereka maju terus ke satu titik.
Mereka bergerak bergoyang bersamaan dengan irama dangdung 80-an, ketika suara-suara musik tradisional seperti kendang, seruling, gitar, bass, organ, serta mandolin yang dipetik dengan jari mulai terdengar.
Sekelompok orang dengan kostum kuno bergerak sambil mengangkat ban lama, tape recorder tua, serta kompresor angin yang sudah tidak digunakan lagi.
Mereka menikmati dengan nyaman pertunjukan Orkes Melayu Lorenza (OM Lorenza), sebuah grup musisi dangdut asal Sukoharjo yang baru-baru ini populer di media sosial.
Lagu "Tambal Ban" sebagai ekspresi kenyataan sosial kehidupan masyarakat golongan bawah membuat masa berjoged semua.
Aku ini tukang bocor
