Meskipun begitu, dia enggan untuk membocorkan topik apa yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun, yang pasti silaturahmi menjadi agenda utama, sehingga tidak membahas hal yang terkait dengan kebijakan pemerintah.
"Saya pikir itu hanya perayaan, silaturahmi yang menjadi agenda utama. Tidak ada rapat apa-apa karena dari banyaknya, ya DPR juga diundang, semua partai juga diundang, semua sahabat-sahabat organisasi juga semua diundang," jelasnya.
Diketahui bahwa Koalisi Kekuatan Indonesia Merdeka (KIM plus) terdiri dari 17 partai politik. Pada awalnya, koalisi ini terdiri dari 10 partai politik, yaitu Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), dan Partai Keadilan dan Persatuan (PKP).
Setelah pemilihan presiden mendapat pemenang dalam satu putaran, koalisi semakin besar dengan bergabungnya Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Buruh, dan Partai Umat.
Editor : Pimred Laksamana.id
