Tujuh menit kemudian, Iran memperbesar keunggulan melalui sepak pojok.
Gholizadeh kembali menjadi momok Garuda Muda setelah mengirim umpan lambung yang diatasi oleh tandukan Mobin Dehghan.
Anak bina Indra Sjafri yang berusaha membalas sempat menciptakan peluang berbahaya di depan gawang Iran.
Sayangnya, upaya Muhammad Ragil masih bisa dihalang oleh kiper lawan.
Skor 3-0 untuk kemenangan Iran bertahan hingga akhir pertandingan. Hasil ini membuat Timnas U-20 Indonesia harus puas dengan peringkat nomor dua klasemen sementara Grup C.
Timnas U20 mengalami kekalahan dengan perbedaan skor dari Yaman, setelah sebelumnya kalah dari Uzbekistan dengan skor 0-1.
Pesan Erick Thohir
Erick Thohir berusaha membangkitkan semangat para pemain Garuda Muda.
"Sisa dua pertandingan masih menanti untuk timnas Indonesia U20 di babak grup Piala Usia U20 2025," tulisnya di akun Instagram resminya.
“Saat ini tim nasional U-20 adalah pemain muda masa depan yang akan melindungi tim nasional Indonesia,” ujarnya.
Editor : Pimred Laksamana.id
