3. Dampak sampingan yang terjadi akibat penumpukan kolesterol
Orang tua yang suka makan makanan lezat dan sulit berolahraga harus berhati-hati. Kolesterol adalah lawan umum kita dan bisa menyebabkan penyakit jantung.
Menurut dr. Indra, penimbunan kolesterol atau lemak jenuh di dalam tubuh selama 8-15 tahun dapat menyebabkan penumpukan plak di dinding pembuluh darah koroner. Pada akhirnya, pembuluh darah tersebut akan menyempit dan bisa menyebabkan penyumbatan.
Berikut beberapa efek sampingan dari penyumbatan tersebut: detak jantung yang sangat cepat atau lambat, perasaan berdebar-debar, nyeri dada di bagian kiri, sesak napas saat bernapas, perubahan ritma jantung, pusing, bahkan bisa menyebabkan pingsan. Dan, tentu saja, ada risiko lebih besar terjadinya hal-hal buruk lainnya.
4. Siapa saja yang berisiko mengalami diabetes dan berpotensi menyebabkan masalah kesehatan jantung?
Lebih lanjut, dr. Indra menjelaskan bahwa beberapa faktor risiko yang menyebabkan penderita diabetes juga rentan mengalami masalah dengan jantung.
5. Cara Mencegahnya sejak Dini
Dr Indra mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Pertama, melakukan pemeriksaan awal darah gula (HbA1c), kolesterol, dan tekanan darah.
Tidak perlu dilakukan secara terus-menerus, sekali setahun sudah cukup. Pemeriksaan ini wajib dilakukan jika telah mengidap penyakit diabetes.
Bagi penderita diabetes, penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk mendapatkan konsultasi yang menyeluruh.
6. Pentingnya rutin berkonsultasi
Orang-orang dengan diabetes biasanya dianjurkan untuk melakukan konsultasi rutin dengan dokter. Hal ini bukanlah tanpa alasan.
"Saran dan dukungan dari tim perawatan kesehatan membantu kita mengelola penyakit diabetes dan melindungi diri dari komplikasi jantung," kata dr Kelvin Candiago, Direktur Utama Klinik mGanik Care, dalam acara yang sama.
Konsultasi bisa memberikan semangat kembali saat sedang merasa lelah atau butuh motivasi, serta memberikan saran yang tepat untuk menjaga kesehatan kita.
Editor : Pimred Laksamana.id
