Dia menilai, video tersebut merusak kepercayaan pembeli dan mencemarkan nama baik penjual buah durian di Pasar Wisata Masjid Cheng Ho.
"Jika kami menjual durian, maka durian itu akan dibuka. Jika tidak sesuai dengan rasanya, dapat diganti pada saat itu juga. Pengunggah video ini tidak bertanggung jawab," kata Totok.
Para pedagang berharap masyarakat tidak langsung percaya pada video yang beredar tanpa melakukan pengecekan informasi lebih lanjut.
Mereka menegaskan bahwa transaksi jual beli di pasar mereka selalu transparan dan penuh kepuasan bagi pengunjung.
Apakah konsumen dipengaruhi oleh video ini yang menjadi viral?
Meskipun video "Duren Tewel" sempat membuat penonton penasaran, beberapa pelanggan tetap yakin dengan kualitas durian di Pasar Wisata Masjid Cheng Ho.
Novi Tri, seorang pengunjung dari Kediri, mengatakan bahwa ia tidak dipengaruhi oleh isu tersebut.
"Apapun, yang penting kalau menikmati durian harus dicek rasa betul dulu. Kalau bisa dimakan di tempat aslinya, lebih lezat dan rasanya pasti enak," kata Novitri.
Baca juga:
Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua pembeli tertarik oleh video viral yang belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya di pasar tersebut.
Apa yang membuat Pasar Wisata Cheng Ho menjadi tempat favorit bagi pecinta durian?
Pasar Wisata Masjid Cheng Ho di Kecamatan Pandaan dikenal sebagai tempat wisata favorit bagi pecinta durian.
Editor : Pimred Laksamana.id
