Scroll untuk baca artikel

Kisah Annisa, Anak Buruh yang Lulus Kedokteran Undip dengan IPK 3,96

Kisah Annisa, Anak Buruh yang Lulus Kedokteran Undip dengan IPK 3,96
Kisah Annisa, Anak Buruh yang Lulus Kedokteran Undip dengan IPK 3,96

Terapkan strategi belajar yang optimal.

Annisa juga mengakui bahwa terdapat beberapa elemen penting dalam proses belajarnya tersebut.

"Tanpa mereka, saya tidak akan bisa sampai di sini. Saya bersyukur kepada 'guru-guru' (cadaver/jenazah yang diawetkan untuk belajar materi kedokteran) dan pasien-pasien yang telah memberi izin saya untuk belajar dari mereka saat koas. Tanpa mereka, saya dan teman-teman tidak akan bisa menjadi dokter," ujarnya dengan penuh rasa terima kasih.

Annisa menekankan bahwa untuk berhasil menyelesaikan studi di Fakultas Kedokteran Undip, penting mengenali kemampuan diri pribadi dan mengembangkan strategi belajar yang efektif.

"Harus tahu kemampuan diri, belajar lebih ekstra sesuai dengan materi, dan tentu berdoa dari hati," jurukatakannya.

Dr. Annisa memang dikenal sebagai anak yang tekun dan berprestasi sejak masa sekolah menengah atas (SMA) dan juga aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik dan non-akademik.

Setelah menyelesaikan studinya, Annisa saat ini sedang menunggu tawaran pengalaman kerja praktik dari Kementerian Kesehatan, atau biasa dikenal sebagai penempatan intern dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Saya ingin melanjutkan perjalanan pendidikannya dengan mengikuti program S2.

Pendidikan program ini merupakan langkah penting bagi lulusan kedokteran sebelum mereka dapat bekerja secara profesional.

"After selesai internship, saya ingin melanjutkan kuliah untuk mendapatkan gelar Sarjana S2," kata dirinya.

Kisah Annisa menjadi bukti konkretnya bahwa FK Undip tidak hanya menyediakan pendidikan berkualitas tetapi juga aktif mendukung mahasiswa dalam berbagai aspek.

Baca juga:

Editor : Pimred Laksamana.id
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Pengobatan
Terkini