Jalan tol merupakan bagian penting dari setiap perjalanan antarkota, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Jalur tol sering dilewati untuk menghemat waktu perjalanan, khususnya saat musim mudik hari raya tiba, ketika intensifnya lalu lintas kendaraan meningkat signifikan.
Untuk melewati jalan tol, penduduk yang mengemudi kendaraan dan sejenisnya diperlukan untuk membayar tarif tertentu. Biaya ini sangat penting untuk pemeliharaan dan pengembangan sistem serta infrastruktur jalan tol yang dilewati.
Tahukah Bunda bahwa anggapan kata "tol" pada jalan Jalan Tol sebagai singkatan dari sebuah frasa Bahasa Inggris memang salah? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
, tapi ternyata keliru
.
| Baca Juga : Rahasia Simbol 'S' di Pakaian Superman Jangan Sembarang Sudah, Ini Arti dan Asal-Usulnya |
Tetapi, keliru juga kalau ada yang mengatakan hal seperti itu, Bunda. Ahli bahasa Ivan Lanin membantah pengakuan tersebut melalui akun pribadinya yang bernama X yang dulunya adalah Twitter.
''Sepertinya jelas, menurut impian Ivan Lanin, seperti yang dikutip dari akun X @ivanlanin.
Keratabasa merujuk pada istilah yang menggunakan singkatan, baik akronim maupun frasa, tapi diarsipkan sebagai kerun-ronyanku. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penyusunan keratabasa tidak mengikuti kaidah baku dan sering digunakan sebagai lelucon.
Dalam bahasa Inggris kuno, yang dipinjam ke bahasa Belanda, "rush" mengacukan berarti "tekanan" dan dalam bahasa Inggris Setidaknya berarti "persilangan" atau "tekanan", hal ini juga dipinjam oleh bahasa Jerman "Stoss" dan Tellertabelennis-bahasa.
'.
Jalur bebas tol, yang dipahami sebagai jalur lintas yang tidak mengenakan biaya penumpang maupun bukan penumpang kepada setiap kendaraan yang melewati.
Editor : Pimred Laksamana.id
