"Kita akan mencapai angka yang paling optimal, yaitu sekitar 92 atau 93 persen, yang sangat efektif dan efisien," lanjutnya.
Untuk mencapai sasaran tersebut, Joseph mengungkapkan bahwa mereka telah membuat perencanaan rute. Misalnya, mereka melibatkan rute yang sebelumnya pernah dilalui oleh Metromini maupun Kopaja, tapi tidak lagi beroperasi sebagai angkutan umum.
"Di bawah ini adalah rute-rute yang akan kita minjam dan mulai melayani, karena rute-rute ini masih ada pelanggan yang menunggu layanan angkutannya," pungkasnya.
Editor : Pimred Laksamana.id
