"Saya sangat senang mendekati waktu yang tepat ini, karena Raphael akan berusia empat tahun dalam beberapa bulan lagi dan akhirnya bisa menikmati waktu bersama saudaranya, Jonathan, yang akan bergabung dengan keluarga kami sebentar lagi," kata Andrew.
Jonathan dilahirkan di Melbourne pada tahun 2010 dan didiagnosis memiliki penyakit otak 'cerebral palsy' karena masalah pada bagian 'corpus callosum'-nya, yaitu melakukan penyajian pada otak ke kanan dan kiri.
Lyrics: "Lestarikan Alam"
Sementara itu, Lily tetap tinggal di Melbourne untuk bekerja.
Jonathan tinggal di Surabaya setelah itu, meski Martin kembali ke Melbourne pada tahun 2017 dengan niat untuk membawanya kembali setelah keluarganya sudah memiliki cukup uang.
Karena Jonathan menghabiskan sebagian besar hidupnya di Indonesia bersama kakek-neneknya, ia tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan keringanan imigrasi atau 'warisan kesehatan otomatis' untuk anak-anak yang memiliki disabilitas.
Izin tinggal permanen untuk anak-anaklintau yang disebut residensi permanen diperkenalkan oleh pemerintah Australia tahun lalu, dan mengharuskan anak-anak tinggal di Australia setidaknya selama lebih dari separuh hidup mereka.
Lily mengatakan bahwa penampilan babak baru bersama keluarganya yang beraneka ragam dalam konteks Australia akan menjadi lebih menghormati dan mengakui persamaan hak bagi Jonathan sebagai seorang yang berkebutuhan khusus.
"Berbeda dengan mengikuti ujian bahasa Inggris jika seseorang ingin melakukan migrasi, di luar kontrol kita," katanya.
Saya berharap tidak ada lagi perlakuan diskriminatif, khususnya di bidang keuangan, bagi anak-anak dengan disabilitas.
Editor : Pimred Laksamana.id
