"Dikurangi, sesuai dengan instruksi presiden," tegas Bapak Dedi.
"Istilah operasional berapa persen adalah sesuai dengan instruksi kepala negara?" tanyanya lagi untuk memastikan.
"Saya memotong 50% sesuai dengan Inpres. Potongan 50% tersebut saya lakukan untuk perjalanan se pintas, sesuai dengan instruksi presiden," menurut Kang Dedi.
Pemangkasan anggaran perjalanan dinas Gubernur Jawa Barat pada masa Gubernur Ridwan Kamil, menurut pandangannya, sangat efektif dalam penghematan biaya.
Jika dihitung, jumlahnya mungkin melebihi Rp 4 triliun.
"Apa saja yang dapat dilakukan oleh Gubernur, Sekda juga harus melakukan sesuai dengan saya," kata Kang Dedi dengan tertawa.
Penghematan anggaran ini menurut saya sangat penting.
Anggaran Pemprov Jabar untuk penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024 diprediksi mencapai Rp 800 miliar.
"Pemilu telah menggunakan dana Rp 800 miliar, tetapi sebelum saya menjabat, saya telah menghemat sekitar Rp 4 triliun. Saya telah menyumbangkan Rp 3,2 triliun ke negara," katanya, Kang Dedi.
"Apa yang saya lakukan dengan mereka? Jika bukan saya yang memimpin, uang Rp 4 triliun itu akan hilang bongkok juga," tambahnya.
Editor : Pimred Laksamana.id
